Develop Integrated System

Develop Integrated System

Sistem SAP

Artikel terkait : Sistem SAP

Tentang SAP di Indonesia

Sudah cukup lama  SAP masuk ke Indonesia, lebih dari 10 tahun diawali dengan PT Krakatau Steel yang telah mengimplementasikan SAP pada perusahaan mereka, selanjutnya diikuti oleh group Astra di akhir tahun 90an dan hingga kini sudah di gunakan oleh berbagai macam industri di Indonesia. Mungkin karena kelengkapan module nya yang saling terintegrasi,  SAP menjadi system pendukung ERP (Enterprise Resource Planning) yang paling banyak diminati oleh perusahaan besar di Indonesia, meskipun biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tidak bisa dikatakan murah.

SAP LOGON

Lalu Bagaimana Perkembangan SAP Secara Global ?

Sejak pertama kali diluncurkan tahun 1972 hingga sekarang, SAP sudah melakukan banyak sekali perkembangan atau perubahan seiring perkembangan teknologi. Evolusi SAP dimulai dari R/1 (1 Tier), R/2 (2 Tier – Mainframe), R/3 (3 Tier – Client Server) hingga sekarang mencapai konsep SAP NetWeaver karena kemampuan accesiblity dari berbagai perangkat.

Semenjak kemunculan SAP NetWeaver pada tahun 2004, secara teknologi SAP mulai berkembang dari aplikasi client-server menjadi aplikasi berbasis Service Oriented Architecture. Tiga modul utama masih menjadi core yang kemudian dikenal sebagai ECC (Enterprise Core Module) dengan dilengkapi beberapa teknologi pendukung seperti  Process Integration (PI), Enterprise Portal (EP), Business Intelegence (BI), Mobile Infrastructure (MI), yang kemudian solusi ini diperkenalkan ke ranah publik sebagai MySAP ERP Solution. Selain Solusi MySAP ERP, SAP juga memasarkan beberapa solusi lain seperti MySAP SCM (Suply Chain Management), MySAP CRM (Customer Relationship Management), dan beberapa solusi lain.

Apa Itu SAP ?

Jika kita bersumber dari Wikipedia, apa itu SAP, kita akan menemukan jawaban : “SAP AG (FWB: SAP NYSE: SAP) adalah perusahaan Jerman yang merupakan perusahaan perangkat lunak terbesar di Eropa. SAP didirikan pada tahun 1972 dengan nama Systemanalise und Programmentwicklung oleh 5 mantan karyawan IBM di Mannheim, Jerman. Kantor pusatnya di Walldorf, Jerman. Perusahaan ini mempekerjakan 35.873 pekerja pada tahun 2005”

Secara bebas SAP dapat diterjemahkan sebagai sebuah sistem aplikasi yang dikembangkan oleh SAP AG Jerman. Aplikasi ini digunakan untuk memproses semua data yang diperlukan untuk mengelola semua sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Untuk mencapai kondisi ideal tersebut, SAP dilengkapi oleh tiga buah module besar yaitu modul Finance (mengurus segala hal berkaitan dengan keuangan perusahaan), Logistic (mengurus segala hal berkaitan dengan sumber daya yang berbentuk barang baik asset bergerak ataupun tetap), dan Human Resource (mengurus segala hal berkaitan dengan personalia).

Dari ketiga module tersebut masih bisa di breakdown lagi menjadi submodul submodul yang jumlahnya bisa mencapai puluhan submodul.

Finance : Financial Accounting, Treasury, Controlling, etc
Logisitic : Material Management, Sales and Distribution, Plant Maintenance, etc
Human Resource : Payroll, Time Management, Personel Management, etc

Dari sisi teknikal ketiga modul diatas akan disupport oleh sebuah middleware (aplikasi antara) yang akan menjembatani antara SAP dengan Database dan Sistem Operasi yang digunakan. Pada awal perkembangannya middleware ini disebut sebagai modul Basis yang pada perkembanganya kemudian dikenal sebagai Aplication Server (AS). Selain dilengkapi dengan customizing tools standard, para pengguna SAP juga dapat melakukan modifikasi pada aplikasi ataupun program yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman SAP yang biasa dikenal dengan ABAP (Advance Business Aplication Programming).

Mengapa Memilih SAP ? 

Jika pertanyaan di atas muncul kenapa saya harus memilih SAP ?. Jawaban untuk Consultant SAP : SAP bisa dikatakan sebagai hight class didunia IT  dimana pernyataan tersebut didukung oleh beberapa faktor diantaranya :
  1. Salary sebagai consultant SAP begitu tinggi jika dibandingkan dengan kedudukan atau posisi dibagian IT yang lainnya.
  2. SAP biasanya digunakan oleh perusahaan medium ke atas karna biaya untuk implementasikan sistem ini bisa dibilang mahal.
  3. Biaya pelatihan atau sertifikasi yang mahal.
  4. Pengalaman tidak bisa didapatkan dengan gratis.
Selanjutnya adalah jawaban untuk perusahaan yaitu : SAP bisa mencangkup seluruh bisnis proses yang ada dalam perusahaan, antar module dapat saling terhubung dengan real time saat melakukan suatu proses sehingga bisa menyajikan report dengan sangat cepat dan mempermudah segala aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dari perusahaan itu sendiri.

SAP Terdiri dari Module Apa Saja ?

Ada beberapa pembagian di Module SAP seperti gambar berikut :

SAP R/3 Modules
SAP R/3 Modules

Technical Modules

  • ABAP (Advance Business Aplication Programming)
  • BASIS
  • NETWEAVER
  • Exchange Information

Function Modules

  • Finance and Controlling (FICO)
  • Sales And Distribution (SD)
  • Materials Management (MM)
  • Production Planning (PP)
  • Plant Maintenance (PM)
  • Project System (PS)
  • Human Resources (HR)
  • Quality Management (QM)

Cross-Applications

  • Advanced Planner and Optimizer
  • Supply Chain Management
  • Customer Relationship Management
  • Supplier Relationship Management
  • Product Life Cycle Management
  • Business Warehousing

Bagaimana Cara Mengoperasikan Program SAP ?

Biasanya perusahaan akan menyewa konsultan SAP untuk menerapkan program SAP tersebut, dan mengurus pelatihan karyawan atau mentrainingkan mereka tentang bagaimana bekerja dengan sistem SAP. SAP juga memiliki beberapa tingkatan, dan semua pekerjaan dilakukan menggunakan SAP, nantinya akan dilakukan melalui  Graphical User Interface (GUI). GUI menyajikan berbagai tampilan untuk para user atau pengguna, dimana mereka dapat memasukkan data atau membaca beberapa informasi yang diambil dari database. Tidak terlalu sulit untuk mengoperasikan program SAP, tetapi beberapa pelatihan sangat diperlukan, karena akan ada banyak hal yang mungkin dapat membingungkan pengguna. Menjadi seorang konsultan SAP lebih menuntut keterampilan SAP dan pengetahuan bisnis proses.

Peluang Menjadi Konsultan SAP ?

Sebagian besar perusahaan Dunia telah menggunakan atau mempercayai SAP sebagai pendukung operasional dari perusahaan. Integrasi yang handal dan mudah untuk di customize menjadikan SAP sebagai pilihan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di Dunia terutama di Indonesia misalkan di industri perbankan ada BCA, Danamon, Mandiri, Niaga, BRI. Kemudian perusahaan besar lainnya seperti Pertamina, Astra Group, Angkasa Pura, BMW, Garuda Indonesia, Indosat, Telkom, XL Axiata, Japfa, dan masih banyak perusahaan besar lainnya yang telah bergabung menggunakan SAP.

Dari sekian banyak perusahaan besar yang menggunakan SAP membuat peluang kerja di bidang SAP semakin terbuka, baik sebagai user maupun sebagai konsultan yang nantinya akan menjadi implementer.

Artikel Develop Integrated System Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2017 DIS | Develop Integrated System